Anime

Anime

26 Januari 2017

Kegiatan Ekonomi

Rangkuman Kegiatan Ekonomomi (Tugas Sekolah)

Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan disebut kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi dalam sehari-hari terdiri atas produksi, distribusi, dan konsumsi.

Pengertian produksi adalah kegiatan menghasilkan barang/jasa atau kegiatan menambah nilai guna barang/jasa.

Berdasarkan pengertian produksi tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai guna suatu barang akan bertambah bila barang tersebut diolah lagi dan menghasilkan barang lain. Setiap barang memiliki nilai guna (utilitas) yang berbeda. Perbedaan nilai guna tersebut dapat dilihat dari :

a. Nilai guna bentuk (form utility) yaitu suatu barang akan memiliki nilai guna apabila telah mengalami perubahan bentuk. Contoh perubahan tersebut antara lain, kacang kedelai, akan memiliki nilai guna lebih tinggi apabila dirubah atau diolah menjadi tahu atau tempe. Perubahan nilai guna tersebut akan mempengaruhi harga dan manfaat barang tersebut. Harga dan manfaat dari tahu atau tempe lebih tinggi dibandingkan dengan kacang kedelai.

b. Nilai guna tempat (place utility), nilai guna suatu barang akan lebih tinggi karena perbedaan tempat. Misalnya, pasir akan bertambah nilai gunanya kalau dibawa ke toko bangunan.

c. Nilai guna waktu (time utility), nilai guna suatu barang akan bertambah kalau barang tersebut digunakan pada saat yang tepat. Misalnya, jaket digunakan pada saat kita kedinginan, payung kita gunakan pada saat hujan atau panas. Nilai guna barang tersebut akan bertambah kalau kita menggunakan pada saat kita membutuhkan.

d. Nilai guna kepemilikan (ownership utility), nilai guna barang akan bertambah apabila barang tersebut telah berpindah kepemilikannya. Misalnya, sepatu di toko belum memiliki nilai guna dan akan memiliki nilai guna kalau sepatu tersebut dibeli oleh seseorang dan kemudian dipakainya. Nilai guna barang bukan hanya ditentukan oleh kepemilikan saja, akan tetapi dapat juga dilihat dari siapa yang memiliki. Seorang pemilik restoran akan lebih baik apabila memiliki juru masak yang terkenal.

Orang atau lembaga yang menghasilkan barang atau menambah kegunaan barang disebut produsen. Produsen adalah orang yang malakukan kegiatan produksi. Untuk melakukan produksi seorang produsen harus ingat tentang tiga hal, yaitu:

a. What
Barang-barang apa saja yang akan dihasilkan dan bahan-bahannya apa saja.Ini berhubungan dengan tujuan dari produksi itu. Tujuan produksi untuk menghasilkan barang produksi atau barang konsumsi.

b. How
Bagaimana memilih faktor-faktor produksi untuk memproduksi barang harus dipikirkan oleh seorang produsen karena ini menyangkut tenaga kerja,modal dan bahan baku dengan tujuan memproduksi barang /jasa yang berkualitas dan harga jual murah .

c. Whom
Kepada siapa barang produksi tersebut didistribusikan? Permasalahan yang ditimbulkan bukan sekedar bisa menghasilkan barang akan tetapi barang dihasilkan harus diterima oleh masyarakat. Untuk itu seorang pengusaha perlu mengadakan promosi agar barang hasil produksi dikenal dan disukai oleh masyarakat.

Produksi memerlukan faktor-faktor produksi atau sumber daya ekonomi. Faktor produksi dapat dibedakan menjadi 4 faktor produksi, yaitu faktor alam, tenaga kerja, faktor modal dan kewirausahaan. Faktor alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi asli karena dengan dua faktor tersebut, manusia sudah dapat menghasilkan barang. Faktor modal dan kewirausahaan disebut faktor produksi turunan karena faktor ini sebagai hasil dari faktor produksi asli. Keempat faktor ini akan menentukan berhasil tidaknya kegiatan produksi.

a. Faktor Produksi Alam.
Faktor produksi alam adalah faktor produksi yang disediakan oleh alam
sebagai bahan mentah atau bahan baku produksi.
1). Tanah sebagai sumber daya alam, dan manusia dapat menggunakan untuk lahan pertanian, pabrik,  perkebunan, peternakan, tempat untuk usaha dan lain sebagainnya.
2). Hutan dapat menghasilkan bahan mentah kayu.
3). Barang-barang tambang, seperti emas, bijih besi, minyak bumi, dan gas alam.
4). Air dapat digunakan untuk pengairan atau bahan baku lainnya.

b. Faktor Produksi Tenaga Kerja
Tenaga kerja adalah sumber daya manusia yang dapat digunakan kemampuannya untuk proses produksi. Tenaga kerja dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
1) Tenaga kerja terdidik (skilled labour) adalah tenaga kerja yang menempuh pendidikan formal.Contoh tenaga kerja ini antara lain, dokter, guru, dan konsultan.
2) Tenaga kerja terlatih (trained labour) adalah tenaga kerja yang memiliki ketrampilan yang terlatih, seperti montir, sopir, dan penjahit.
3) Tenaga kerja kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja yang tidak punya ketrampilan, seperti tukang sapu, tukang sampah, dan kuli bangunan.

c. Faktor Produksi Modal
Modal adalah segala hasil produksi yang dibuat manusia dengan tujuan untuk menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa lain. Modal tidak hanya berupa uang tetapi bisa juga berupa barang, contoh modal; gedung, mesin, bahan mentah atau bahan baku yang digunakan dalam proses produksi.

d. Faktor Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah kemampuan seseorang atau beberapa orang untuk menyatukan semua faktor produksi agar dapat menghasilkan barang tertentu. Faktor produksi ini merupakan kemampuan menjalankan suatu perusahaan sehingga perusahaan tersebut dapat berjalan secara efisien dan menguntungkan. Kewirausahaan sangat besar peranannya dan sebagai penentu dalam pelaksanaan serta hasil yang ingin dicapainya.

Kegiatan distribusi adalah kegiatan untuk menyalurkan barang/jasa dari produsen kepada konsumen.

Kegiatan distribusi bisa dilakukan oleh perorangan atau lembaga distribusi (perantara). Lembaga atau
perorangan yang melakukan distribusi disebut distributor.

Tujuan distribusi antara lain sebagai berikut.
a. Menyalurkan barang dari produsen kapada konsumen.
b. Agar hasil produksi lebih berguna bagi masyarakat.
c. Kebutuhan masyarakat akan barang/jasa terpenuhi.
d. Agar kontinuitas produksi terjamin.

Untuk mencapai tujuan distribusi ada beberapacara yang dilakukan agar barang sampai kepada konsumen. Cara terseabut antara lain sebagai berikut :

a. Distribusi langsung adalah distribusi barang/jasa tanpa melalui perantara sehingga penyaluran langsung dari produsen kepada konsumen.Contoh: pedagang sate langsung menjual barang kepada
konsumen.

b. Distribusi semi langsung adalah sistem distribusi dari produsen kepada konsumen melalui pedagang perantara yang merupakan bagian dari produsen. Contoh: pabrik tekstil menyalurkan kainnya melalui penyalur khusus.

c. Distribusi tidak langsung adalah sistem distribusi dari produsen
kepada konsumen melalui agen, grosir, pedagang kecil yang bertindak
sebagai pedagang perantara.

Pengertian konsumsi adalah setiap kegiatan memakai,menggunakan atau menghabiskan kegunaan setiap barang baik secara berangsur-angsur maupun sekaligus habis.

Kegiatan konsumsi yang
dilakukan oleh setiap rumah tangga berbeda-beda baik dilihat dari jumlah
maupun ragamnya.

a. Kegiatan Ekonomi Rumah Tangga Keluarga
Rumah tangga keluarga biasanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anaknya. Keluarga adalah sekelompok orang yang dipersatukan oleh pertalian darah. Keluarga ini merupakan sekumpulan orang yang tinggal dalam satu rumah sebagai unit terkecil dalam suatu masyarakat. Keluarga merupakan kelompok yang sering melakukan kegiatan konsumsi. Setiap anggota keluarga mempunyai kebutuhan yang berbeda baik dilihat dari jumlah maupun ragamnya. Contoh kebutuhan anggota keluarga bisa berupa makanan dan pakaian, sedangkan kebutuhan keluarga adalah rumah, listrik ataupun telepon.

b. Kegiatan Ekonomi Rumah Tangga Perusahaan
Perusahaan merupakan tempat berlangsungnya proses produksi. Pada saat memproduksi barang, perusahaan ini memerlukan bahan baku, tenaga kerja, dan modal. Pada saat perusahaan ingin menghasilkan barang atau jasa maka perusahaan menentukan bahan baku, mesin, dan jasa tenaga kerja. Perusahaan dalam hal ini bukan hanya melakukan kegiatan produksi akan tetapi juga menggunakan bahan baku, tenaga kerja dan modal dalam proses produksi.

c. Kegiatan Ekonomi Negara
Pada dasarnya sama dengan perusahaan, negara bertindak sebagai produsen sekaligus sebagai konsumen. Tujuan konsumsi negara berbeda dengan rumah tangga keluarga dan perusahaan. Konsumsi negara bertujuan untuk memenuhi atau melayani kebutuhan masyarakat. Biaya yang digunakan untuk konsumsi negara berasal dari masyarakat. Negara setiap akhir tahun membuat rancangan anggaran dan belanja negara yang nantinya harus disetujui oleh DPR. Hal ini dilakukan agar pengeluaran pemerintah dapat sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sumber : Buku Paket IPS SMP Kelas 7 / Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi

Rangkuman IPS Bab ' Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi (Tugas Sekolah)

Kekuatan yang ada dalam diri manusia untuk melakukan tindakan atau kegiatan disebut motif.

Segala kegiatan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya disebut dengan tindakan ekonomis atau perbuatan ekonomis. Tujuan dari tindakan ekonomis adalah untuk mengendalikan agar pengeluaran tidak melebihi pendapatan.

Kegiatan ekonomis manusia harus rasional agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kegiatan yang rasional adalah kegiatan dilakukan dengan pikiran dan akal yang sehat.

Keinginan atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi disebut motif ekonomi.

Keinginan atau motif yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi ada bermacam-macam. Motif ekonomi dapat dibedakan menjadi empat macam, antara lain sebagai berikut.
a. Motif untuk Memenuhi Kebutuhan
Motif paling penting yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi, yaitu ingin memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.
b. Motif Berbuat Sosial
Rasa kemanusiaan selalu ada pada setiap orang.Selain ingin memenuhi kebutuhan manusia punya keinginan untuk menolong orang lain atau ingin membantu sesama manusia. Sebagai contoh, seorang siswa berkunjung ke Panti Asuhan untuk menyumbangkan buku-buku pelajaran yang tidak terpakai.
c. Motif untuk Mendapatkan Penghargaan
Penghargaan yangdimaksud bukan sekedar mendapat pujian atau piagam tetapi juga ingin status sosial yang lebih tinggi dari masyarakat sekitar.Penghargaan diperoleh apabila ada usaha dengan rajin untuk memperolehnya.
d. Motif untuk Memperoleh Kekuasaan
Motif lain yang mendorong manusia melakukankegiatan ekonomi adalah motif memperoleh kekuasaan. Manusia kadang tidak puas terhadap apa yang diperoleh, sehingga terus melakukan kegiatan dan mengembangkan usaha.

Di bawah ini ada beberapa pengertian prinsip ekonomi pada umumnya.
1. Prinsip ekonomi adalah usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin.
2. Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan yang kita keluarkan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan diharapkan.
3. Prinsip ekonomi adalah berusaha dengan alat yang tersedia untuk memperoleh hasil yang maksimal.
4. Prinsip ekonomi adalah dasar berpikir manusia yang digunakan untuk melakukan tindakan ekonomi.

Efisien artinya kegiatan yang dilakukan tepat untuk mencapai target tertentu.

Efektif artinya apa yang dilaksanakan benar.

Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan-kegiatan ekonomi tentu dengan tujuan yang berbeda. Di bawah ini contoh penerapan dalam kegiatan ekonomi.

1. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi antara lain:
a. menggunakan bahan mentah atau bahan baku dengan mutu baik,
b. mendirikan tempat perusahaan yang dekat dengan bahan mentah/bahanbaku,
c. menggunakan tenaga kerja dengan upah murah, dan
d. harus selalu hemat dalam biaya produksi.

2. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi,antara lain :
a. menyalurkan barang dengan prinsip tepat sasaran, tepat waktu, dantepat tempat,
b. menempatan perusahaan diantara produsen dan konsumen,
c. memberikan layanan dengan baik, dan
d. menggunakan sarana distribusi yang murah.

3. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi, antara lain :
a. membeli barang dengan memilih terlebih dahulu;
b. memilih barang yang kualitas bagus;
c. membeli barang sesuai dengan yang direncanakan; dan
d. setiap awal bulan membuat daftar kebutuhan berdasar skala prioritas.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sumber : Buku Paket IPS SMP Kelas 7 / Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

10 Januari 2017

Rangkuman Bab 4 Pelajaran IPS 'Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia'



   Pada kesempatan kali ini saya diberi tugas oleh guru saya untuk merangkum materi pelajaran IPS SMP kelas 7 yaitu tentang bab 'Aktivitas Manusia Dalam Memenuhi Kebutuhan'. Happy Reading !!

Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia
   Manusia dikenal sebagai makhluk ekonomi (homo economicus) sebab manusia selalu ingin memenuhi kebutuhannya dengan cara yang rasional sehingga mendapatkan kesejahteraan. Kebutuhan manusia terus bertambah, sehingga manusia perlu melakukan interaksi sosial dengan orang lain. Untuk memenuhi kebutuhannya manusia interaksi dengan orang lain, sebab manusia adalah makhluk sosial. Interaksi sosial adalah hubungan antara manusia satu dengan lainnya yang saling berkaitan secara individu maupun kelompok. Interaksi sosial tidak terbatas oleh waktu. Dengan adanyan interaksi maka terjadi saling memengaruhi sehingga timbul perubahan. Kondisi ini disebu proses sosial, dimana terjadi pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. Dalam kegiatannya manusia perlu mematuhi aturan-aturan dan norma-norma tertentu agar dapat menjalankan fungsi sebagai makhluk ekonomi dan makhluk sosial. Sebab tanpa ada aturan-aturan yang mengatur proses kehidupan manusia, maka manusia akan bertindak semena-mena.


1. Kelangkan sebagai Permasalahan Ekonomi Manusia
   Kebutuhan manusia demikian banyak, sedangkan barang dan jasa serta sumber daya alam lain jumahnya terbatas atau langka. Sumber daya antara daerah satu dengan lainnya tidak sama. Beberapa daerah tersedia secara melimpah dan sebagian daerah lainnya sedikit, sehingga terjadi interkaasi antar daerah untuk memenuhi kebutuhannya. Kelangkaan sumber daya dibanding kebutuhan manusia akan menyebabkan tidak kurangnya kebutuhan hidup. Kelangkaan merupakan masalah ekonomi manusia. Masalah ekonomi muncul karena adanya kebutuhan manusia yang terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan yang berupa barang dan jasa terbatas adanya. Ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersedian alat pemuas kebutuhan itu disebut kelangkaan.
   Untuk mengatasi masalah kelangkaan perlu belajar ilmu ekonomi. Kata ekonomi berasal dari bahsa Yunani Oikonomia yang berarti rumah tangga. Oikonomia terdiri dari dua kata oikos dan nomos. ‘Oikos’ artinya rumah tangga, sementara nomos artinya aturan, jadi arti kata ekonomi berarti aturan rumah tangga atau ilmu yang mengatur rumah tangga.
Kelangkaan menjadi permasalahan di daerah perkotaan maupun di pedesaan. Di lingkungan perkotaan, terdapat permukiman kumuh dihuni oleh pendatang yang belum berhasil mnecapai impiaannya. Sedangkan di daerah terpencil terjadi sebab secara geografis terletak di daerah yang sulit di jangkau seperti di pegunungan, di kepulauan. Terjadi kesenjangan antara wilayahiwilayah tersebut. Di suatu daerah kelebihan sumber daya, sedangkan di daerah lain kekurangan sumber daya. Kesenjangan tersebut menyebabkan masalah ekonomi terutama dalam penyediaan barang dan jasa. Kelangkaan sumber daya dibandingkan kebutuhan manusia dapat menyebabkan kurangnya atau tidak terpenuhinya kebutuhan hidup, baik sebagian maupun secara keseluruhan. Tidak terpenuhinya kebutuhn manusia itu berarti munculnya masalah pemenuhan kebutuhan, yang kemudian masalah itu dikenal dengan masalah ekonomi.


2. Kebutuhan Manusia
   Kebutuhan adalah suatu keinginan terhadap suatu barang atau jasa yang menuntut adanya pemenuhan, apabila tidak dipenuhi maka akan memengaruhi kehidupan. Berikut ini adalah macam-macam kebutuhan :

a.      Macam-macam Kebutuhan Menurut Intensitasnya atau tingkatannya

1)     Kebutuhan primer atau kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang harus dipenuhi jika tidak akan memengaruhi kelangsungan hidup manusia. Contoh : manusia membutuhkan makan, minum, dan tempat tinggal.

2)     Kebutuhan sekunder (tambahan) adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer atau kebutuhan pokok terpenuhi. Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan primer. Jika kebuthan ini tidak terpenuhi, tidak mengganggu kelangsungan hidup. Contoh : Perabotan rumah tangga.

3)     Kebutuhan Tersier atau kebutuhan barang mewah adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder terpenuhi. Kebutuhan ini tidak mutlak dipenuhi sebab tergantung pada kondisi keuangan seseorang. Biasanya pemenuhan kebutuhan ini berhubungan dengan harga diri seseorang juga, apakah mampu memiliki barang-barang mewah. Pada saat ini sulit menentukan mana barnag mewah dan mana yang bukan, karena tergantung pada tingkat kekayaan masing-masing orang.

b.      Macam-macam Kebutuhan Menurut Sifat

   Macam-macam kebutuhan menurut sifatnya dibagi menjadi 2 macam, yaitu kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.

1)     Kebutuhan Jasmani adalah kebutuhan yang bersifat memberi kepuasaan terhadap badan atau jasmani. Kebutuhan jasmani bersifat materi. Contoh : Kebutuhan makan, obat bagi yang sakit, minum, olah raga.

2)     Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang dirasakan yang mengenai jiwa manusia. Apabila kebutuhan ini terpenuhi akan merasa puas, aman, dan tenang. Contoh : Agama, menonton TV, membaca buku.

c.       Macam-macam Kebutuhan Menurut Waktu Penggunaanya

   Menurut waktu penggunaanya, kebutuhan manusia dibedakan menjadi 2, yaitu sebagai berikut.

1)     Kebutuhan sekarang adlah kebutuhan manusia yang harus segera dipenuhi pada saat dibutuhkan. Jika pemenuhan terhadap kebutuhan ini tidak dilakukan secara baik atau semestinya maka akan berdampak buruk bagi kelangsungan hidup manusia. Berikut ini adalah yang termaksuk kebutuhan sekarang.

a)      Makanan sangat dibutuhkan oleh manusia dan ini harus terpenuhi, karena jika tidak dipenuhi maka manusia bisa mati kelaparan.

b)     Minuman sangat dibutuhkan bagi oleh manusia yang kehausan dan ini juga harus selalu terpenuhi, karena jika tidak terpenuhi maka manusia tersebut akan mati kehausan.

c)      Obat sanagt dibutuhakn bagi orang sakit. Kebutuhan ini tidak bisa ditunda karena akan berakibat fatal atau buruk.

2)     Kebutuhan masa yang akan datang adalah kebutuhan manusia yang oemenuhannya dapat ditangguhkan pada masa yang akan datang. Pemenuhan kebutuhan ini dapat mulai dipersipkan dari sekarang. Contoh : seseorang saat ini bekerja untuk memperoleh uang tetapi sebagian disimpan (ditabung) untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang.


d.      Macam-macam kebutuhan Menurut Subjek

   Menurut subjek yang merasakan, kebutuhan manusia sibedakan menjadi 2 macam yaitu :

1)     Kebutuhan individu adalah kebutuhan yangn berhubungan langsung perorangan  . Kebutuhan ini dirasakan oleh diri pribadi seseorang dan pemenuhannya dilakukan secara individu. Kebutuhan ini tidak sama antara satu orang denga yang lainnya. Contoh : Kebutuhan makan minum, sepatu,motor. Kebutuhan ini tergantung pada masing-masing keinginan individu tersebut.

2)     Kebutuhan kelompok atau kolektif adalah kebutuhan yang dirasakan oleh sekelompok orang secara bersama-sama dan pemenuhannya juga dilakukan secara bersama-sama. Contoh : Kebuthan jalan, sekolah, pasar.

Kebutuhan manusia satu dengan manusia yang lain pasti berbeda ragam dan jumlahnya. Perbedaan ini desebabakan oleh faktor-faktor yang memengaruhinya. Berikut ini dalah faktor-faktor yang memengaruhinya :

a)      Jenis Kelamin
Perbedaan jenis kelamin dan umur akan memengaruhi perbedaan jumlah dan jenis kebutuhan. Jenis kelamin akan berpengaruh pula pada jenis dan variasi kebutuhan.

b)     Tingkat Pendidikan
Seorang yang mengutamakan pendidikan atau wawasan yang terkait dengan latar belakang pendidikan akan berpengaruh pada kebutuhan. Contoh : Kebutuhan anak SMP pasti akan berbeda dengan kebutuhan anak SMA bila melihat jenis dan ragamnya.

c)      Lingkungan Tempat Tinggal
Lingkungan tempat tinggal sangat berpengaruh terhadap kebutuhan manusia. Contoh : Orang yang tinggal di pegunungan pasti kebutuhannya berbeda dengan orang yang tinggal di daerah daerah rendah.

d)     Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan adanya penemuan-penemuan baru dan produk-produk baru. Munculnya produk baru ini akan memengaruhi orang untuk memiliki, sehingga muncul kebutuhan akan produk baru itu.

e)      Tingkat Pendapatan
Semakin besar pendapatan seseorang maka semakin besar pula kebutuhan karena mereka memiliki sarana untuk memenuhinya dan sebaliknya semakin kecil pendapatannya akan semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan.

f)       Status Sosial
Semakin tinggi kedudukan seseorang di masyarakat biasanya semakin beragam dan bertambahnya kebutuhan.

g)      Perbedaan Selera
Perbedaan selera ini akan sangat berpengaruh terhadap barang atau jasa yang dibutuhkan. Selera seseorang akan mempengaruhi orang tersebut akan pemenuhan kebutuhannya.


   Jadi kita ketahui bahwa kebutuhan manusia tidak ada batasnya artinya setiap saat selalu bertambah dang berkembang seiring dengan kemajuan peradaban manusia. Untuk bisa melangsungkan kehidupannya dan memperoleh kemakmuran, orang harus mampu mengimbanhgi kebutuhan dengan alat pemenuhan yang ada juga perlu ditingkatkan dan dikembangkan secara terus menerus.

   Alat pemenuhan kebutuhan manusia ada banyak macamnya. Ada yang berupa barang dan berupa jasa, juga ada yang berwujud dan tidak berwujud. Seperti halnya kebutuhan, alat pemuas kebutuhan terdapat berbagai jenis. Banyaknya alat pemenuhan kebutuhan ini agar mudah mengingat maka perlu diklasifikasikan sebagai berikut.


e.      Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Kelangkaannya atau Cara Memperolehnya

   Menurut kelangkaanya atau cara memperolehnya alat pemuas kebutuhan dibedakan atas barang ekonomis dan barang bebas.

1.       Barang Ekonomis
Barang ekonomis adalah semua barang yang keberadaanya terbatas sehingga untuk memperolehnya perlu pengorbanan baik materiil maupun fisik. Contoh : Sepatu dan air mineral.

2.       Barang Bebas
Barang bebas adalah barang yang jumlahnya banyak sehingga untuk memperolehnya tidak perlu pengorbanan. Contoh : Sinar matahari, udara, dan air.


f.        Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Hubungannya dengan Barang Lain

    Berdasarkan hubungannya dengan barang lain, barang dapat dibedakan menjadi barang sibstitusi dan barang komplementer.

1.       Barang Substitusi
Barang substitusi adalah barang yang dalam penggunaanya saling dapat menggantikan dengan barang lain dengan syarat tersebut memiliki kegunaan yang sama. Contoh : Nasi bisa diganti dengan singkong, dan gula merah dapat digantikan dengan gula putih.

2.       Barang Komplementer
Barang komplementer adalah barang yang penggunaannya dapat salaing melengkapi satu sama lain, karena bila tidak salah satu maka barang tersebut kurang bermanfaat atau tidak bermanfaat sama sekali. Contoh : Motor tidak bisa berjalan tanpa bensin atau bahan bakar.

g.      Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Tujuan Penggunaannya

Dilihat dari tujuan penggunaannya barang dapat dikelompokkan menjadi barang produksi dan barang konsumsi.

1.       Barang Produksi ( Barang Modal)
Barang produksi disebut juga barang modal karena barang ini tidak dapat langsung memenuhi kebutuhan manusia tetapi melalui proses dahulu baru dapat digunakannya. Barang ini dapat menghasilkan barang atau produk lain. Contoh : Lahan, mesin, dan gedung.

2.       Barang Konsumsi
Brang konsumsi adalah barang-barang yang dapat digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia. Barang ini banyak ragamnya tergantung dari masing-masing individu yang menginginkannya. Dalam kehidupan sehari-hari barang konsumsi disebut juga barang jadi atau siap pakai karena telah melalui proses produksi dan siap dipasarkan. Contoh : Buku tulis, dan alat tulis.

h.      Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Proses Pembuatannya

   Berdasarkan proses pembuatan, alat pemuas kebutuhan dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi.

1.       Barang Mentah
Barang mentah adalah barang yang belum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tetapi harus melalui proses produksi terlebih dahulu. Contoh : Padi belum bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan karena masih berupa barang mentah dan harus diproses terlebih dahulu.

2.       Barang Setengah Jadi
Barang setengah jadi yaitu barang atau alat pemuas kebutuhan yang masih dalam proses produksi. Contoh : Benang sebelum dibuat kain, dan tepung sebelum dibuat kue.

3.       Barang Jadi
Barang jadi adalah barang atau alat pemuas kebutuhan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh : Nasi, baju, celana, sepatu, buku, dan alat tulis.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sumber : Buku Paket IPS SMP Kelas 7/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


Gomawo chingu ^^

Gomawo chingu ^^