Anime

Anime

10 Januari 2017

Rangkuman Bab 4 Pelajaran IPS 'Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia'



   Pada kesempatan kali ini saya diberi tugas oleh guru saya untuk merangkum materi pelajaran IPS SMP kelas 7 yaitu tentang bab 'Aktivitas Manusia Dalam Memenuhi Kebutuhan'. Happy Reading !!

Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia
   Manusia dikenal sebagai makhluk ekonomi (homo economicus) sebab manusia selalu ingin memenuhi kebutuhannya dengan cara yang rasional sehingga mendapatkan kesejahteraan. Kebutuhan manusia terus bertambah, sehingga manusia perlu melakukan interaksi sosial dengan orang lain. Untuk memenuhi kebutuhannya manusia interaksi dengan orang lain, sebab manusia adalah makhluk sosial. Interaksi sosial adalah hubungan antara manusia satu dengan lainnya yang saling berkaitan secara individu maupun kelompok. Interaksi sosial tidak terbatas oleh waktu. Dengan adanyan interaksi maka terjadi saling memengaruhi sehingga timbul perubahan. Kondisi ini disebu proses sosial, dimana terjadi pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. Dalam kegiatannya manusia perlu mematuhi aturan-aturan dan norma-norma tertentu agar dapat menjalankan fungsi sebagai makhluk ekonomi dan makhluk sosial. Sebab tanpa ada aturan-aturan yang mengatur proses kehidupan manusia, maka manusia akan bertindak semena-mena.


1. Kelangkan sebagai Permasalahan Ekonomi Manusia
   Kebutuhan manusia demikian banyak, sedangkan barang dan jasa serta sumber daya alam lain jumahnya terbatas atau langka. Sumber daya antara daerah satu dengan lainnya tidak sama. Beberapa daerah tersedia secara melimpah dan sebagian daerah lainnya sedikit, sehingga terjadi interkaasi antar daerah untuk memenuhi kebutuhannya. Kelangkaan sumber daya dibanding kebutuhan manusia akan menyebabkan tidak kurangnya kebutuhan hidup. Kelangkaan merupakan masalah ekonomi manusia. Masalah ekonomi muncul karena adanya kebutuhan manusia yang terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan yang berupa barang dan jasa terbatas adanya. Ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersedian alat pemuas kebutuhan itu disebut kelangkaan.
   Untuk mengatasi masalah kelangkaan perlu belajar ilmu ekonomi. Kata ekonomi berasal dari bahsa Yunani Oikonomia yang berarti rumah tangga. Oikonomia terdiri dari dua kata oikos dan nomos. ‘Oikos’ artinya rumah tangga, sementara nomos artinya aturan, jadi arti kata ekonomi berarti aturan rumah tangga atau ilmu yang mengatur rumah tangga.
Kelangkaan menjadi permasalahan di daerah perkotaan maupun di pedesaan. Di lingkungan perkotaan, terdapat permukiman kumuh dihuni oleh pendatang yang belum berhasil mnecapai impiaannya. Sedangkan di daerah terpencil terjadi sebab secara geografis terletak di daerah yang sulit di jangkau seperti di pegunungan, di kepulauan. Terjadi kesenjangan antara wilayahiwilayah tersebut. Di suatu daerah kelebihan sumber daya, sedangkan di daerah lain kekurangan sumber daya. Kesenjangan tersebut menyebabkan masalah ekonomi terutama dalam penyediaan barang dan jasa. Kelangkaan sumber daya dibandingkan kebutuhan manusia dapat menyebabkan kurangnya atau tidak terpenuhinya kebutuhan hidup, baik sebagian maupun secara keseluruhan. Tidak terpenuhinya kebutuhn manusia itu berarti munculnya masalah pemenuhan kebutuhan, yang kemudian masalah itu dikenal dengan masalah ekonomi.


2. Kebutuhan Manusia
   Kebutuhan adalah suatu keinginan terhadap suatu barang atau jasa yang menuntut adanya pemenuhan, apabila tidak dipenuhi maka akan memengaruhi kehidupan. Berikut ini adalah macam-macam kebutuhan :

a.      Macam-macam Kebutuhan Menurut Intensitasnya atau tingkatannya

1)     Kebutuhan primer atau kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang harus dipenuhi jika tidak akan memengaruhi kelangsungan hidup manusia. Contoh : manusia membutuhkan makan, minum, dan tempat tinggal.

2)     Kebutuhan sekunder (tambahan) adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer atau kebutuhan pokok terpenuhi. Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan primer. Jika kebuthan ini tidak terpenuhi, tidak mengganggu kelangsungan hidup. Contoh : Perabotan rumah tangga.

3)     Kebutuhan Tersier atau kebutuhan barang mewah adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder terpenuhi. Kebutuhan ini tidak mutlak dipenuhi sebab tergantung pada kondisi keuangan seseorang. Biasanya pemenuhan kebutuhan ini berhubungan dengan harga diri seseorang juga, apakah mampu memiliki barang-barang mewah. Pada saat ini sulit menentukan mana barnag mewah dan mana yang bukan, karena tergantung pada tingkat kekayaan masing-masing orang.

b.      Macam-macam Kebutuhan Menurut Sifat

   Macam-macam kebutuhan menurut sifatnya dibagi menjadi 2 macam, yaitu kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.

1)     Kebutuhan Jasmani adalah kebutuhan yang bersifat memberi kepuasaan terhadap badan atau jasmani. Kebutuhan jasmani bersifat materi. Contoh : Kebutuhan makan, obat bagi yang sakit, minum, olah raga.

2)     Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang dirasakan yang mengenai jiwa manusia. Apabila kebutuhan ini terpenuhi akan merasa puas, aman, dan tenang. Contoh : Agama, menonton TV, membaca buku.

c.       Macam-macam Kebutuhan Menurut Waktu Penggunaanya

   Menurut waktu penggunaanya, kebutuhan manusia dibedakan menjadi 2, yaitu sebagai berikut.

1)     Kebutuhan sekarang adlah kebutuhan manusia yang harus segera dipenuhi pada saat dibutuhkan. Jika pemenuhan terhadap kebutuhan ini tidak dilakukan secara baik atau semestinya maka akan berdampak buruk bagi kelangsungan hidup manusia. Berikut ini adalah yang termaksuk kebutuhan sekarang.

a)      Makanan sangat dibutuhkan oleh manusia dan ini harus terpenuhi, karena jika tidak dipenuhi maka manusia bisa mati kelaparan.

b)     Minuman sangat dibutuhkan bagi oleh manusia yang kehausan dan ini juga harus selalu terpenuhi, karena jika tidak terpenuhi maka manusia tersebut akan mati kehausan.

c)      Obat sanagt dibutuhakn bagi orang sakit. Kebutuhan ini tidak bisa ditunda karena akan berakibat fatal atau buruk.

2)     Kebutuhan masa yang akan datang adalah kebutuhan manusia yang oemenuhannya dapat ditangguhkan pada masa yang akan datang. Pemenuhan kebutuhan ini dapat mulai dipersipkan dari sekarang. Contoh : seseorang saat ini bekerja untuk memperoleh uang tetapi sebagian disimpan (ditabung) untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang.


d.      Macam-macam kebutuhan Menurut Subjek

   Menurut subjek yang merasakan, kebutuhan manusia sibedakan menjadi 2 macam yaitu :

1)     Kebutuhan individu adalah kebutuhan yangn berhubungan langsung perorangan  . Kebutuhan ini dirasakan oleh diri pribadi seseorang dan pemenuhannya dilakukan secara individu. Kebutuhan ini tidak sama antara satu orang denga yang lainnya. Contoh : Kebutuhan makan minum, sepatu,motor. Kebutuhan ini tergantung pada masing-masing keinginan individu tersebut.

2)     Kebutuhan kelompok atau kolektif adalah kebutuhan yang dirasakan oleh sekelompok orang secara bersama-sama dan pemenuhannya juga dilakukan secara bersama-sama. Contoh : Kebuthan jalan, sekolah, pasar.

Kebutuhan manusia satu dengan manusia yang lain pasti berbeda ragam dan jumlahnya. Perbedaan ini desebabakan oleh faktor-faktor yang memengaruhinya. Berikut ini dalah faktor-faktor yang memengaruhinya :

a)      Jenis Kelamin
Perbedaan jenis kelamin dan umur akan memengaruhi perbedaan jumlah dan jenis kebutuhan. Jenis kelamin akan berpengaruh pula pada jenis dan variasi kebutuhan.

b)     Tingkat Pendidikan
Seorang yang mengutamakan pendidikan atau wawasan yang terkait dengan latar belakang pendidikan akan berpengaruh pada kebutuhan. Contoh : Kebutuhan anak SMP pasti akan berbeda dengan kebutuhan anak SMA bila melihat jenis dan ragamnya.

c)      Lingkungan Tempat Tinggal
Lingkungan tempat tinggal sangat berpengaruh terhadap kebutuhan manusia. Contoh : Orang yang tinggal di pegunungan pasti kebutuhannya berbeda dengan orang yang tinggal di daerah daerah rendah.

d)     Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan adanya penemuan-penemuan baru dan produk-produk baru. Munculnya produk baru ini akan memengaruhi orang untuk memiliki, sehingga muncul kebutuhan akan produk baru itu.

e)      Tingkat Pendapatan
Semakin besar pendapatan seseorang maka semakin besar pula kebutuhan karena mereka memiliki sarana untuk memenuhinya dan sebaliknya semakin kecil pendapatannya akan semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan.

f)       Status Sosial
Semakin tinggi kedudukan seseorang di masyarakat biasanya semakin beragam dan bertambahnya kebutuhan.

g)      Perbedaan Selera
Perbedaan selera ini akan sangat berpengaruh terhadap barang atau jasa yang dibutuhkan. Selera seseorang akan mempengaruhi orang tersebut akan pemenuhan kebutuhannya.


   Jadi kita ketahui bahwa kebutuhan manusia tidak ada batasnya artinya setiap saat selalu bertambah dang berkembang seiring dengan kemajuan peradaban manusia. Untuk bisa melangsungkan kehidupannya dan memperoleh kemakmuran, orang harus mampu mengimbanhgi kebutuhan dengan alat pemenuhan yang ada juga perlu ditingkatkan dan dikembangkan secara terus menerus.

   Alat pemenuhan kebutuhan manusia ada banyak macamnya. Ada yang berupa barang dan berupa jasa, juga ada yang berwujud dan tidak berwujud. Seperti halnya kebutuhan, alat pemuas kebutuhan terdapat berbagai jenis. Banyaknya alat pemenuhan kebutuhan ini agar mudah mengingat maka perlu diklasifikasikan sebagai berikut.


e.      Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Kelangkaannya atau Cara Memperolehnya

   Menurut kelangkaanya atau cara memperolehnya alat pemuas kebutuhan dibedakan atas barang ekonomis dan barang bebas.

1.       Barang Ekonomis
Barang ekonomis adalah semua barang yang keberadaanya terbatas sehingga untuk memperolehnya perlu pengorbanan baik materiil maupun fisik. Contoh : Sepatu dan air mineral.

2.       Barang Bebas
Barang bebas adalah barang yang jumlahnya banyak sehingga untuk memperolehnya tidak perlu pengorbanan. Contoh : Sinar matahari, udara, dan air.


f.        Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Hubungannya dengan Barang Lain

    Berdasarkan hubungannya dengan barang lain, barang dapat dibedakan menjadi barang sibstitusi dan barang komplementer.

1.       Barang Substitusi
Barang substitusi adalah barang yang dalam penggunaanya saling dapat menggantikan dengan barang lain dengan syarat tersebut memiliki kegunaan yang sama. Contoh : Nasi bisa diganti dengan singkong, dan gula merah dapat digantikan dengan gula putih.

2.       Barang Komplementer
Barang komplementer adalah barang yang penggunaannya dapat salaing melengkapi satu sama lain, karena bila tidak salah satu maka barang tersebut kurang bermanfaat atau tidak bermanfaat sama sekali. Contoh : Motor tidak bisa berjalan tanpa bensin atau bahan bakar.

g.      Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Tujuan Penggunaannya

Dilihat dari tujuan penggunaannya barang dapat dikelompokkan menjadi barang produksi dan barang konsumsi.

1.       Barang Produksi ( Barang Modal)
Barang produksi disebut juga barang modal karena barang ini tidak dapat langsung memenuhi kebutuhan manusia tetapi melalui proses dahulu baru dapat digunakannya. Barang ini dapat menghasilkan barang atau produk lain. Contoh : Lahan, mesin, dan gedung.

2.       Barang Konsumsi
Brang konsumsi adalah barang-barang yang dapat digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia. Barang ini banyak ragamnya tergantung dari masing-masing individu yang menginginkannya. Dalam kehidupan sehari-hari barang konsumsi disebut juga barang jadi atau siap pakai karena telah melalui proses produksi dan siap dipasarkan. Contoh : Buku tulis, dan alat tulis.

h.      Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Proses Pembuatannya

   Berdasarkan proses pembuatan, alat pemuas kebutuhan dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi.

1.       Barang Mentah
Barang mentah adalah barang yang belum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tetapi harus melalui proses produksi terlebih dahulu. Contoh : Padi belum bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan karena masih berupa barang mentah dan harus diproses terlebih dahulu.

2.       Barang Setengah Jadi
Barang setengah jadi yaitu barang atau alat pemuas kebutuhan yang masih dalam proses produksi. Contoh : Benang sebelum dibuat kain, dan tepung sebelum dibuat kue.

3.       Barang Jadi
Barang jadi adalah barang atau alat pemuas kebutuhan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh : Nasi, baju, celana, sepatu, buku, dan alat tulis.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sumber : Buku Paket IPS SMP Kelas 7/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


1 komentar:

Gomawo chingu ^^

Gomawo chingu ^^